“Alhamdulillah Pak Prabowo Masih Ingat…”

BANYUWANGI – Muka Afandi (59) masyarakat Kecamatan Siliragung tampak bahagia sesudah berjumpa langsung dengan Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra yang capres yang hadir ke Banyuwangi Minggu (9/9/2018).

Pada Kompas.com, lelaki yang barusan pensiun itu mengakui langsung bisa mencium tangan lelaki yang sempat jadi komandannya saat bekerja di Jakarta.

“Saya katakan salam komandan. Saya Afandi Kompi 122. Serta alhamdulillah Pak Prabowo masih tetap ingat. Dia pesan perjuangkan. Saya langsung panggil komandan saja lupa manggil jenderal,” katanya sekalian ketawa.

Afandi mengakui akhir kali berjumpa dengan Prabowo tahun 1980. Waktu itu dia jadi anak buah Prabowa di Cijantung Jakarta saat kira-kira setahun.

Prabowo di mata Afandi, ialah pimpinan yang baik hati serta tidak pikirkan dianya.

“Upahnya tidak sempat diambil untuk makan anak buahnya. Seringkali setiap malam ke tempat saya serta katakan Di, Di, bangunkan temenmu. Kita makan bareng. Saat itu komandan belumlah menikah. Lantas komandan sekolah Anti teror di Jerman serta kami berpisah. Saya ke Irian,” kata Afandi.

Prabowo hadir ke Banyuwangi serta bertandang didalam rumah Habib Ahmad Al Bahar di Kelurahan Mandar Kecamatan Banyuwangi. Seputar satu jam, Prabowo lakukan pertemuan tertutup didalam rumah dengan beberapa kiai.

Waktu hadir ke Banyuwangi, Prabowo serta timnya juga bagikan buku yang berjudul “Pandangan Strategis Prabowo Subianto, Paradoks Indonesia, Negara Kaya Raya Tapi Masih tetap Banyak Rakyat Hidup Miskin”.

Baca Juga : Konsep OK OCE Akan Ditawarkan ke Pemda-pemda di Indonesia

Buku itu diberikan dengan gratis serta hanya terbatas pada partisipan Prabowo. Sampul buku itu, bergambar penambang belerang di Gunung Ijen yang berada di Banyuwangi.

“Ada seputar 300 buku diberikan didalam barusan oleh timnya. Pesannya mesti dibaca,” kata Bonawi salah satunya partisipan Prabowo asal Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi.