Amien Rais Ingin “Nyapres”, PDI-P Persilakan Asalkan..

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mempersilakan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais jika ingin maju sebagai calon presiden jika memenuhi persyaratan dan dukungan.

“Siapapun warga negara Indonesia (WNI) yang memenuhi persyaratan dapat maju sebagai calon presiden. Semua WNI yang memenuhi persyaratan memiliki hak untuk memilih dan dipilih,” kata Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Selasa (12/6/2018), dikutip dari ANTARA.

Menurut Hasto, persyaratan untuk maju sebagai calon presiden adalah diusung oleh partai politik dan atau gabungan partai politik yang memiliki jumlah kursi minimal 20 persen di parlemen atau 25 persen suara pada pemilu legislatif sebelumnya.

“Siapa saja yang ingin maju sebagai calon presiden silakan saja, asalkan memenuhi persyaratan tersebut,” ucapnya.

Hasto menilai, wacana yang menyebut Amien Rais akan maju menjadi calon presiden bukan sebuah ancaman bagi PDI Perjuangan. Sebab, Amien juga pernah maju sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden 2004.

“Rakyat saat ini sudah pandai menilai, mana pemimpin yang mengayomi rakyat dan menyatukan serta mana yang tidak konsisten,” tuturnya.

Jika terbentuk poros ketiga dan ada partai pengusung calon presiden Joko Widodo yang pindah poros? Hasto menyatakan, sikap dan keputusan partai adalah kedaulatan setiap partai politik.

“Ketika sebuah partai memutuskan mendukung Pak Jokowi, tentu harus disertai kajian komprehensif dan suasana kebatinan yang baik bahwa Pak Jokowi mendapat dukungan kuat dari rakyat. Ketika ada partai berpindah-pindah menjadi bunglon, maka rakyat akan tahu mana partai konsisten, mana yang tidak konsisten dan hanya mengejar kekuasaan,” imbuhnya.

Baca Juga : Rahasia Besar di Dalam Toilet Pribadi Kim Jong Un

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan, partainya membuka peluang untuk mengusung Amien Rais menjadi calon presiden, meskipun salah satu keputuan rapat kerja nasional PAN di Bandung tahun 2017 telah memutuskan menunjuk dirinya sebagai calon presiden atau calon wakil presiden dari PAN.

Jokowi memandang wacana majunya Amien sebagai kontestan pilpres dapat memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat.