Begini Rencana Pewarnaan Surat Suara Pemilu 2019

 

JAKARTA – Komisi Penentuan Umum (KPU) bersama dengan Komisi II DPR RI sudah menyetujui pewarnaan design surat nada Pemilu 2019.

Dari lima type surat nada, semasing surat nada akan dikasih pewarnaan yang berlainan di halaman depan, baik surat nada Pemilu Presiden-Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta DPD.

Pemberian warna itu dikerjakan untuk mempermudah petugas dalam masukkan surat nada ke kotak hitungan nada.

“Design surat nada telah kita berikan untuk lima type surat nada barusan,” kata Ketua KPU Arief Budiman selesai rapat dengar opini (RDP) bersama dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Untuk design surat nada DPR RI, akan dikasih warna kuning. Sesaat untuk surat nada DPRD Propinsi akan dikasih warna biru.

Advertisment

Surat nada DPRD Kabupaten/Kota dikasih warna hijau. Sedang surat nada DPD dikasih warna merah.

Spesial design surat nada Pemilu Presiden serta Wakil Presiden, sampai sekarang ini belumlah dipastikan warnanya. Akan tetapi, KPU memperhitungkan warna hitam atau abu-abu.

Sebelumnya, design surat nada Pemilihan presiden akan dibikin dua warna, hitam serta abu-abu, untuk memperbedakan surat nada Pemilihan presiden dalam negeri serta luar negeri. Tetapi, berdasarkan RDP, Komisi II DPR RI memberikan masukan untuk menyamai semua warna surat nada Pemilihan presiden agar tidak memusingkan.

Baca Juga : Industri Baja Nasional Dukung Pembangunan Infrastruktur

“Jika ingin dibikin hitam ya hitam semua. Itu kan hanya pemberi tanda di luarnya saja. Jika ingin abu-abu ya abu-abu semua. Kelak kita akan pilih salah satunya,” tutur Arief.

Penetapan warna surat nada Pemilihan presiden 2019 akan ditetapkan KPU lewat rapat pleno yang selekasnya diselenggarakan.