Beredar Rumor Novanto Akan Ditahan, Pengacara Kembali Datangi RSCM

Beredar Rumor Novanto Akan Ditahan, Pengacara Kembali Datangi RSCM

              JAKARTA,  Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, kembali mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta pukul 22.52 WIB, Minggu (19/11/2017).

Kedatangan Fredrich ini bersamaan dengan rumor bahwa Novanto akan dipindahkan KPK dari rumah sakit ke rumah tahanan. Namun Fredrich mengaku belum tahu mengenai kabar itu.

“Belum tahu saya, ya, belum tahu,” kata Fredrich kepada awak media setibanya di lobi samping RSCM.

Fredrich yang mengenakan kaos putih belum bersedia bicara banyak kepada awak media. Ia langsung buru-buru masuk ke dalam RS.

Fredrich sebelumnya sudah mendatangi RS pada siang tadi untuk mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Ikatan Dokter Indonesia. Namun ia sudah meninggalkan RS pada sore harinya.

Sementara di lobi utama, terlihat ada kursi serta pengeras suara untuk keperluan jumpa pers. Ada 5 kursi yang dijejerkan. Di samping kursi itu, ada juga banner logo KPK dan RSCM.

Baca Juga : Sebelum Tabrak Tiang, Kecepatan Fortuner yang Bawa Setya Novanto 40 Km/Jam

Sementara di luar lobi, belasan anggota Brimob bersiaga. Tak jauh dari mereka juga terparkir belasan motor trail yang biasa digunakan Brimob.

Sebelumnya, beredar rumor KPK akan memindahkan Novanto ke rumah tahanan malam ini.

Komisi Pemberantasan Korupsi bersiap menggelar jumpa pers di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta, Minggu (19/11/2017). RS ini adalah tempat tersangka kasus korupsi dugaan suap proyek E-KTP Setya Novanto menjalani perawatan.

Saat dikonfirmasi soal hal ini, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, tidak membantah atau membenarkan soal kabar tersebut. Saut menyatakan, pihaknya sedang menunggu rekomendasi dari dokter RSCM.

“Sabar dulu, ya, kita tunggu dulu KPK mengikuti apa rekomendasi dokter, kami percaya dokter RSCM profesional,” kata Saut, lewat pesan singkat, Minggu malam

Status Setya Novanto saat ini memang sudah menjadi tahanan KPK. Penahanan Novanto dimulai sejak 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017.

Namun, penahanannya dibantarkan karena masih dirawat di RSCM setekah kecelakaan yang ia alami.

Belum ada penyataan resmi dari KPK terkait pertimbangan untuk membawa Novanto ke rutan. Namun, pada Minggu siang tadi, Ikatan Dokter Indonesia sudah melakukan serangkaian tes kesehatan terhadap Novanto.

Novanto sebelumnya mengalami kecelakaan mobil di kawasan Permata Hijau, Kamis (19/11/2017). Mobil yang ditumpangi Novanto menabrak tiang listrik.

Saat itu, Novanto tengah menuju ke studio salah satu stasiun televisi swasta untuk melakukan siaran langsung. Setelah melangsungkan siaran langsung, Novanto yang tengah diburu lembaga antirasuah, berencana mendatangi KPK untuk memberikan keterangan.

Pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi di RSCM, Minggu (19/11/2017).

Adapun KPK memburu Novanto setelah yang bersangkutan berkali-kali tak memenuhi panggilan KPK, baik sebagai saksi maupun tersangka kasus korupsi proyek e-KTP.

Dalam kasus ini, Novanto bersama sejumlah pihak diduga menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan saat menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar. Akibat perbuatannya bersama sejumlah pihak tersebut, negara diduga dirugikan Rp 2,3 triliun pada proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut.

Support by : kompas.com