BNN Musnahkan 3,5 Juta Butir Pil PCC di Solo

BNN Musnahkan 3,5 Juta Butir Pil PCC di Solo

            SOLO, Sejumlah 3, 5 juta butir pil paracetamol, caffeine, serta carisoprodol (PCC) dihilangkan lewat cara dibakar di halaman Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/12/2017).

Pemusnahan juta-an butir pil PCC dikerjakan sesudah apel dengan dalam rencana pengamanan malam Th. Baru 2018.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono menyebutkan, pil PCC yang dihilangkan itu ada sejumlah 3, 5 juta butir. Hasil itu adalah hasil pengungkapan masalah yang dikerjakan BNN, Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri serta Ditresnarkoba Polda Jateng pada 3 Desember 2017 kemarin.

Juta-an pil PCC itu diambil alih dari dua pabrik produksi di Semarang serta Solo. Yaitu di Jalan Gajah Mada Dalam I No 2 Semarang, Jalan Halmahera No 27 Semarang, Jalan Setiabudi No 66 Kelurahan Gilingan, Solo, Jalan Gelatik Raya S 12 Langenharjo RT 004/RW 007, Sukoharjo serta Bangun Sari RT 003/RW 007, Kelurahan Bayam, Sukoharjo.

Baca Juga : 2017, TAHUN KEMENANGAN ANIES-SANDI…

” Ada 3, 5 juta butir pil PCC yang hari ini dihilangkan di Solo. Keseluruhnya ada 4, 5 juta, tapi yang 1 juta butir PCC telah dihilangkan di Jakarta, ” kata Condro didampingi Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari selesai memusnahkan tanda bukti pil PCC di Manahan, Solo, Minggu.

Dari hasil ungkap masalah itu, kata Condro, polisi mengambil keputusan tiga orang jadi tersangka. Mereka yaitu Sri Anggono dengan kata lain Ronggo bin Kateni (Alm), Djoni, serta Wildan Adhyastha Navian bin Alan Marhelan. Ke-3 tersangka adalah aktor paling utama dalam pembuatan pil PCC.

Pabrik produksi pil PCC baik di Solo ataupun Semarang semuanya sudah beroperasi pada Juni-Juli 2017. Semasing sudah menghasilkan mulai 1 juta hingga 6 juta butir pil PCC type zenith carnophen. Pil PCC sudah di pasarkan di sebagian kota besar di Indonesia. Salah satunya Surabaya, Bandung, Jakarta, serta Kalimantan.

Support by : kompas.com