Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

JAKARTA – Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu disangka memberikan instruksi semua kepala dinas untuk mengendalikan proses penyediaan di tiap-tiap project pada semasing kedinasan. Hal tersebut mempunyai tujuan untuk memperoleh suap dari beberapa relasi yang kerjakan project.

“Disangka RYB instruksikan pada beberapa kepala dinas untuk mengamankan semua penyediaan project di dinas semasing,” tutur Ketua KPK Agus Rahardjo dalam jumpa wartawan di Gedung KPK Jakarta, Minggu (18/11/2018).

Dalam masalah ini, Remigo diputuskan menjadi terduga sesudah disangka terima suap Rp 550 juta dari beberapa kontraktor yang tengah kerjakan project di Dinas Pekerjaan Umum Pakpak Bharat.

KPK menyangka, suap itu dikasihkan lewat pelaksana pekerjaan Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) David Anderson Karosekali serta seseorang pihak swasta bernama Hendriko Sembiring.

Baca Juga : Kevin/Marcus Tak Berikan Kesempatan Lawan Berkembang

Menurut Agus, Remigo disangka terima pemberian uang yang lain lewat penghubung serta orang dekat yang bekerja menghimpun dana.

Sampai sekarang ini, KPK masih tetap memahami pendapat penerimaan suap pada Remigo serta pihak penyelenggara negara yang lain lewat beberapa dinas di Pemkab Pakpak Bharat.