Dana Fasilitasi Alat Peraga Kampanye KPU Capai Rp 400 miliar

JAKARTA – Komisi Penentuan Umum ( KPU) akan memfasilitasi alat peraga kampanye (APK) Pemilihan presiden serta Pileg 2019. Diprediksikan, keseluruhan dana yang akan dipakai untuk fasilitasi APK sampai Rp 400 miliar.

“Hampir 400 berapakah miliar (rupiah), keseluruhan. Itu sepertinya untuk semua peserta pemilu (Pemilihan presiden serta Pileg) serta semua tingkat. Menjadi untuk pusat, propinsi, serta kabupaten/kota,” kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di kantor Tubuh Pengawas Pemilu (Bawaslu), Senin (24/9/2018).

Akan tetapi, dana itu tidak dicairkan ke peserta pemilu berbentuk uang, tetapi dalam bentuk instrumen APK. Instrumen yang disebut, contohnya billboard, banner, baliho, serta sejenisnya.

Fasilitasi APK Pemilu itu, menurut Pramono, sistemnya sama juga dengan fasilitasi APK Pemilihan kepala daerah.

“Sistemnya sama, kita telah membagi untuk tingkat pusat kelak, kita letakkan dimana, lalu tingkat propinsi kita berikan, sebagaian besar memang berada di kabupaten kota,” jelas Pramono.

Dana sebesar Rp 400 miliar, di rasa cukuplah untuk menyiapkan sarana APK peserta Pemilu 2019.

Akan tetapi, dana itu belumlah meliputi fasilitasi KPU pada dua cara kampanye yang lain, yakni iklan kampanye serta debat pasangan capres serta cawapres.

Nanti, KPU akan membuat biaya sendiri untuk memfasilitasi iklan kampanye serta debat paslon.

“Iya, (iklan kampanye serta debat paslon) ada dananya sendiri. Sebab ada banyak sarana kampanye dari KPU, diantaranya ialah iklan kampanye. Menjadi iklan kampanye, APK, debat publik itu ialah yang difasilitasi oleh KPU,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan, didapati dengan terpisah di lokasi Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2018).

Ketentuan tentang fasilitasi kampanye ditata dalam Ketentuan KPU (PKPU) nomer 23 tahun 2018 masalah 23.

Baca  Juga : Disaksikan Sandiaga, Jokowi Dapat Penghargaan Tokoh Pemerataan Pembangunan

Masalah 2: Cara Kampanye seperti disebut pada ayat (1) huruf d (pemasangan Alat Peraga Kampanye ditempat umum), huruf f (iklan media bikin, media elektronik, serta media dalam jaringan), serta huruf h (debat Pasangan Calon Presiden serta Wakil Presiden untuk Pemilu Presiden serta Wakil Presiden) difasilitasi KPU.

Masalah 3: KPU bisa memfasilitasi cara Kampanye seperti disebut pada ayat (2) sama dengan potensi keuangan negara.