Djoko Tjandra Ditangkap, Mahfud Md Tepis Isu Pemerintah Main Ciluk Ba

Agen Judi Online – Menteri Koordinator Bagian Politik, Hukum, serta Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md memandang dalam masalah terpidana peralihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra sudah lama dikelilingi mafia hukum. Hal tersebut disingkap Mahfud karena perjalanan masalah Djoko Tjandra diawali pada tahun 2009.

“Awalannya ada yang katakan pemerintah bersandiwara ingin tangkap Djoko Tjandra. Toh ia dikasih karpet merah. Ada yang katakan pemerintah cuma main ‘Ciluk Ba’. Ada yang katakan ini cuma ribut satu bulan serta kemudian masalahnya dilalaikan orang. Akrobat hukum Djoko Tjandra itu diawali tahun 2009,” kata Mahfud seperti disaksikan detikcom dalam account Twitter-nya resminya, Sabtu (1/8/2020).

Mahfud menjelaskan dari tahun 2009 itu Indonesia telah dikerjai oleh mafia hukum dalam masalah Djoko Tjandra. Karena, kata Mahfud, Djoko Tjandra dapat ketahui vonis hukuman penjara buat dianya serta melarikan diri sebelum hakim mengetuk palu.

Baca Juga : Chelsea Punya Tren Juara, Lampard Tak Masalah dengan Tekanan

“Siapa yang memberikan karpet pada ia waktu itu hingga dapat kabur sebelum hakim mengetukkan vonisnya? Sampah mafia ini telah lama ada, perlu kesadaran kolektif,” sebut Mahfud.

Sudah diketahui terpidana masalah korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra diamankan di Malaysia. Buron negara itu diterbangkan ke Indonesia serta datang di Lapangan terbang Halim Perdanakusuma, Kamis (30/7) malam.

Bareskrim Polri dengan cara sah menyerahkan terpidana masalah hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra pada Kejaksaan Agung. Proses penyerahan Djoko Tjandra dilaksanakan langsung serta dengan cara administrasi.

Penyerahan dilaksanakan di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2020). Penandatanganan didatangi oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Reynhard Silitonga, serta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Spesial (Jampidsus) Ali Mukartono.

“Malam hari ini jika ada penyerahan terpidana masalah korupsi peralihan cessie Bank Bali sesuai dengan ketetapan PK Mahkamah Agung Nomor 12/Pisus/2009 tanggal 11 Juni 2009 atas nama Djoko Soegiarto Tjandra,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.