Ini Alasan Menkumham Pindahkan Setnov ke Rutan Gunung Sindur

JAKARTA – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menjelaskan mengapa terpidana perkara korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto (Setnov) dipindahkan ke Rumah (Rutan) Tahanan Gunung Sindur, Bogor.

“Itu bukan apa, untuk high risk, untuk sementara kita tempatkan di situ. Orang tanya, kenapa high risk, ya itu high risk, bagaimana mau melarikan diri,” ujar Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Yasonna melihat, tindakan yang dilakukan oleh mantan Ketum Golkar itu bukan hal yang spontan. Dimana dia meyakini sudah melakukan perencanaan terlebih dahulu.

“Rupanya kita tahu belakangan sudah ada mobil menunggu, memang sudah direncanakan tampaknya juga,” terang dia

Diketahui sebelumnya, Setya Novanto (Setnov) terciduk plesiran di sebuah toko bangunan daerah Kabupaten Bandung Barat ‎bersama istrinya, Deisty Astriani Tagor. Setnov plesiran setelah berhasil mengelabui petugas pengawal Lapas Sukamiskin saat berobat di Rumah Sakit Santosa, Bandung.

Baca Juga : SUAREZ: URUGUAY SANGAT ANTUSIAS LAKONI COPA AMERICA 2019

Setnov sendiri sedang menjalani masa hukuman 15 tahun pidana penjara terkait perkara korupsi proyek e-KTP di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Setnov divonis pada April 2018. Saat ini Eks Ketua DPR tersebut sudah dipindahkan ke Rutan Gunung Sindur, Jawa Barat.