Inilah kata Menteri Perhubungan Pajak Bandara Sudah Naik

Inilah kata Menteri Perhubungan Pajak Bandara Sudah Naik

              JAKARTA, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengajarkan kenaikan pajak bandara atau yang juga dikenal dengan layanan penumpang (PSC) di Bandara Soekarno-Hatta.

Dia beralasan, keadilannya adalah karena selama enam tahun terakhir tidak pernah terjadi peningkatan PSC di bandara internasional.

“Sudah hampir 6 tahun sejak naik, inflasi hanya 1 tahun, dan (kenaikan PSC) masih di bawah seharusnya,” katanya saat ditemui di Kejaksaan Agung, Kamis (1/3/2018).

Budi Karya menambahkan, saat menghitung akumulasi, kini harus terjadi PSC naik lebih dari 50 persen. Tapi kenaikan besar itu tak disadari.

Dia hanya mengizinkan kenaikan PSC hanya untuk menutupi kenaikan biaya yang harus dioperasikan oleh Angkasa Pura II.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Datangkan Mobil Damkar dari Finlandia, Diklaim Tercanggih di Indonesia

“Saya suka saja (bertambah) secukupnya, kami berikan saja supaya biayanya terjangkau,” tambahnya.

Sebelumnya, Angkasa Pura II telah mengumumkan akan menaikkan tarif PSC per 1 Maret 2018.

Rincian kenaikannya adalah penerbangan domestik PSC di Terminal I Bandara Soekarno-Hatta dari Rp 50.000 per penumpang menjadi Rp 65.000 per penumpang.

Penerbangan domestik di Terminal II dari Rp 65.000 per penumpang menjadi Rp 85.000 per penumpang.

Kemudian, penerbangan internasional di Terminal III naik dari Rp 200.000 per penumpang menjadi Rp 230.000 per penumpang.

Sementara penerbangan domestik di Terminal III tidak berubah, yang tersisa Rp 130.000 per penumpang.

Angkasa Pura II menaikkan pajak bandara dengan alasan memperbaiki sarana dan kualitas pelayanan.

Support by : kompas.com