Jadi Penentu Gelar Juara Mutiara di Superliga, Hanna Akui Sedikit Gugup

BANDUNG – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Hanna Ramadini, tampil sebagai penentu gelar juara Mutiara Cardinal Bandung di ajang Superliga Badminton 2019. Bermain di GOR Sabuga, Bandung, Sabtu (23/2/2019) sore WIB, Hanna mengantarkan Mutiara menang dengan skor 3-0 atas Jaya Raya Jakarta.

Pada laga tersebut, Hanna tampil menjadi tunggal kedua sekaligus melakoni partai ketiga. Hanna menjadi harapan besar untuk Mutiara karena tim tuan rumah tersebut telah unggul 2-0 atas Jaya Raya. Pada partai ketiga tersebut, Hanna berjumpa Sri Fatmawati yang mewakili Jaya Raya.

Memulai laga krusial, Hanna harus kehilangan set pertama dengan skor 15-21. Namun, ia mampu bangkit pada set kedua dan set ketiga. Ia pun mengaku sempat mengalami ketegangan yang membuat dirinya mengalami kekalahan di set pertama.

Meski begitu, mantan pemain pelatnas PBSI itu tak ingin menyerah dengan keadaan tersebut. Hanna mencoba memperbaiki diri dan berusaha hingga titik darah penghabisannya untuk mengerahkan seluruh kemampuannya.

Baca Juga : RIBUAN RELAWAN JOKOWI DI JABAR DIBEKALI STRATEGI MENANGKAN PILPRES

“Alhamdulillah, ini rezeki buat saya dan tim. Kekalahan saya di game pertama mungkin karena saya sedikit gugup. Tapi saya enggak mau kalah dan berusaha terus sampai batas kemampuan saya,” ungkap Hanna, mengutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (23/2/2019).

Keberhasilan Hanna pun memastikan Mutiara keluar sebagai kampiun untuk yang kedua kalinya. Mereka sukses mempertahankan gelar yang sebelumnya diraih pada 2017.