Jokowi, Prabowo, dan Aher Jadi “Endorser” Terkuat pada Pilkada Jabar

Jokowi, Prabowo, dan Aher Jadi "Endorser" Terkuat pada Pilkada Jabar

              BANDUNG, Lembaga survei Indocon merilis hasil survei menjelang Pilkada Jawa Barat 2018 yang dilakukan pada periode akhir Oktober 2017.

Hasil survei mengkonfirmasi adanya figur-figur kunci yang bisa meningkatkan elektabilitas pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat.

Direktur Eksekutif Indocon Fajar Nursahid mengatakan, ada empat tokoh yang dapat berperan sebagai political endorser atau pendukung. Mereka adalah Presiden Joko Widodo, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, dan serta Gubernur Jawa Barat yang juga politisi PKS, Ahmad Heryawan.

“Hasil survei menunjukkan, keempat figur kunci ini memiliki pengaruh cukup signifikan terhadap kandidat yang didukungnya,” kata Fajar, Minggu (11/11/2017).

Fajar mengatakan, Presiden Jokowi memiliki 40 persen pengaruh terhadap pemilih. Sementara Prabowo Soebianto menduduki tempat kedua setelah Jokowi dengan pengaruh terhadap pemilih mencapai 34 persen.

Baca Juga : Google Maps Ungkap Persembunyian Pesawat Rahasia “Star Wars”

“Ahmad Heryawan sebagai Gubernur petahana berada di tempat ketiga memiliki pengaruh terhadap 27 persen pemilih. Sementara Megawati memiliki pengaruh sebesar 24 persen kepada pemilih,” ucapnya.

Jika salah satu kandidat mendapatkan dukungan dari salah satu tokoh tersebut, lanjut Fajar, sangat memungkinkan elektabilitas calon tersebut terdongkrak lebih tinggi.

“Dalam konteks Pilkada Gubernur Jawa Barat 2018, keuntungan akan didapatkan para kandidat atau pasangan kandidat jika memperoleh political endorsement dari figur-figur politik kunci tersebut,” tuturnya.

Fajar mencontohkan, salah satu fenomena yang menarik untuk dicermati terkait political endorsement ini adalah pada dinamika politik internal PKS.

Dua tokoh dari PKS yang paling sering dibicarakan belakangan ini adalah Netty Heryawan dan Ahmad Syaikhu dalam bursa calon wakil gubernur.

Hasil survei menunjukkan, citra terkuat Netty di mata publik adalah sebagai istri Aher, yaitu sebesar 40 persen. Sementara Aher sebagai political endorser memiliki pengaruh terhadap 27 persen pemilih.

“Jika benar misalnya Netty didorong sebagai calon wakil gubernur, keuntungan politik akan diperoleh karena hubungan asosiatif yang relatif dekat ini,” ucapnya.

Ahmad Syaikhu juga memiliki citra terkuat sebagai politisi PKS (37 persen). Jika benar dicalonkan sebagai cawagub dan di-endorse oleh Ahmad Heryawan, juga akan memperoleh keuntungan politik serupa.

Indocon melakukan survei yang mewakili pendapat masyarakat Jawa Barat berusia 17 tahun atau sudah menikah (eligible voters). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 971 responden sampel (dari 1.000 responden yang direncanakan).

Sampel ditentukan secara proporsional terhadap populasi penduduk yang tersebar di 27 kabupaten kota di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat.

Metode survei yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sekitar 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pengumpulan data berlangsung pada tanggal 10 sampai dengan 22 Oktober 2017.

Support by : kompas.com