Mantan Bupati Gugat Pemda Bantul Rp 11,6 Miliar

YOGYAKARTA – Bekas Bupati Bantul, Yogyakarta, Idham Samawi, menuntut Pemkab Bantul di PN Bantul.

Tuntutan ini berkaitan pengembalian dana hibah Persiba sebesar Rp 11, 6 miliar yang dibayarkan Idham ke kas daerah 2014 kemarin.

Sidang masalah tuntutan ini telah dikerjakan 2x, yaitu Senin (16/7/2018) serta Senin (23/7/2018).

Jubir PN Bantul, Zaenal Arifin, mengakui tidak dapat bicara kebanyakan berkaitan hasil sidang mediasi pertama serta ke-2 atas tuntutan Idham yang sudah tercatat di PN Bantul dengan nomer masalah 46/Pdt G/2018/PN Btl tertanggal 31 Maret 2018.

Menurutnya, hasil sidang mediasi bukan mengkonsumsi umum.

” Materi apa yang telah diraih dalam proses mediasi itu memang tidak dapat jadi mengkonsumsi umum. Karenanya rahasia mediator dan beberapa pihak (penggugat serta tergugat), ” tuturnya pada wartawan di PN Bantul, Senin.

Idham Samawi yang adalah ketua DPP PDI-P Bagian Ideologi serta Kaderisasi tidak bersedia berkomentar banyak berkaitan masalah ini. Idham juga ada dalam mediasi itu.

” Kelak dengan lawyer saya saja, ” tuturnya.

Kuasa hukum Idham Samawi, Sayed Muhammad Muliady menuturkan, uang yang dikasihkan kliennya tahun 2014 lantas adalah uang pribadi, yang sekarang ini masih tetap mengendap di kas daerah Pemerintah Kabupaten Bantul.

(Uang) itu masih jadi haknya Pak Idham, ” katanya.

Menurutnya, usaha tuntutan ini adalah jalan keluar dari persoalan uang itu, hingga diinginkan dapat jadi penengah pada Pemda Bantul dengan Idham Samawi.

” Kita mencari persetujuan bersama dengan yang mana terunggul buat Pak Idham serta yang terunggul buat Pak Bupati (Suharsono) serta rakyat Bantul, ” tuturnya.

Menurut Sayed, kliennya diinginkan dapat ambil uang itu tak perlu bertentangan dengan hukum.

” Semoga dalam sidang mediasi ini usai. Bulan-bulan berikut (harapannya keluar putusan), karena mediasi kan sebulan, ” katanya.

Memang perlu diketahu Idham Samawi adalah bupati Bantul dua peridoe, yaitu 1999-2004 serta 2005-2010.

Baca Juga : Para Ulama PA 212 Ingin Gerindra, PAN, PKS, Berkarya, dan PBB Berkoalisi di Pilpres 2019

Politisi senior PDI-P ini sudah sempat jadikan terduga tahun 2013 lantas dalam masalah dana hibah Persiba Bantul dari APBD Rp 12, 5 miliar.

Lantas dengan gagasan sendiri, tanpa ketetapan peradilan, Idham kembalikan uang Rp 11, 6 miliar ke kas daerah Pemkab tahun 2014 yang waktu itu bupati dijabat Sri Surya Widati yang istri Idham.

Lantas, 4 Agustus 2015 Kejati DIY menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Walau sebenarnya uang telah terlanjur ada di kas daerah.