Masalah Novel Tidak Ada Perubahan, KPK Tagih Keseriusan Polri

 JAKARTA, Sesudah nyaris dua bln., polisi masih tetap belum dapat membuka masalah penyerangan pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.  Novel disiram air keras di dekat tempat tinggalnya oleh orang tidak di kenal pada 11 April. Artinya, kejadin itu telah 51 hari berlalu.  Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyampaikan kalau hingga sekarang ini, pihaknya belum memperoleh perubahan paling baru dari hasil penyelidikan yang dikerjakan Polisi.  " Berkaitan dengan perlakuan perkara penyerangan Novel, kami belum memperoleh info perubahan hasil investigasi, " kata Febri, lewat pesan singkat, Kamis (1/6/2017).  KPK juga menagih janji dari Polda Metro Jaya yang terlebih dulu menyampaikan bakal serius mengatasi masalah Novel.  " Kita mengharapkan hal itu bisa hasilkan perubahan yang lebih terang ke depan. Siapa pelaku lapangan serta bahkan juga aktor intelektual penyerangan ini, " ungkap Febri.  Novel terserang pada 11 April 2017 lantas. Ia dihampiri dua orang pria berhelm memakai motor. Salah seseorang salah satunya menyiramkan air keras ke muka Novel.  Novel lalu dirawat intensif di satu diantara rumah sakit di Singapura sampai sekarang ini.

         JAKARTA, Sesudah nyaris dua bln., polisi masih tetap belum dapat membuka masalah penyerangan pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Novel disiram air keras di dekat tempat tinggalnya oleh orang tidak di kenal pada 11 April. Artinya, kejadin itu telah 51 hari berlalu.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyampaikan kalau hingga sekarang ini, pihaknya belum memperoleh perubahan paling baru dari hasil penyelidikan yang dikerjakan Polisi.

” Berkaitan dengan perlakuan perkara penyerangan Novel, kami belum memperoleh info perubahan hasil investigasi, ” kata Febri, lewat pesan singkat, Kamis (1/6/2017).

Baca Juga : MU Raih Perjanjian Personal Dengan James Rodriguez

KPK juga menagih janji dari Polda Metro Jaya yang terlebih dulu menyampaikan bakal serius mengatasi masalah Novel.

” Kita mengharapkan hal itu bisa hasilkan perubahan yang lebih terang ke depan. Siapa pelaku lapangan serta bahkan juga aktor intelektual penyerangan ini, ” ungkap Febri.

Novel terserang pada 11 April 2017 lantas. Ia dihampiri dua orang pria berhelm memakai motor. Salah seseorang salah satunya menyiramkan air keras ke muka Novel.

Novel lalu dirawat intensif di satu diantara rumah sakit di Singapura sampai sekarang ini.

Support by : kompas.com