Menhub Sebut Jumlah Balon Udara yang Diterbangkan Terus Menurun

TANGERANG – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengklaim ada penurunan angka penerbangan balon hawa dalam dua hari paling akhir.

” Balon hawa telah turun mencolok, kurang lebih mulai sejak hari Minggu telah turun. Hari Minggu masih tetap ada 74 laporan serta Senin ini telah turun hanya 13 laporan serta hari itu hanya satu ya, ” kata Budi Karya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (19/6/2018).

Penurunan jumlah balon hawa yang diterbangkan itu tidak lepas dari sikap tegas yang di ambil oleh Kemenhub.

Sikap tegas itu berbentuk sanksi hukuman penjara sepanjang dua th. untuk pihak-pihak yang menerbangkan balon hawa tanpa ada izin. Diluar itu, denda sebesar Rp 500 juta juga siap dijatuhkan pada pelanggar ketentuan.

Mengenai basic Kemenhub mengaplikasikan denda serta hukuman pidana ini yaitu Undang Undang Nomer 1 Th. 2009 perihal Penerbangan.

Situasi penyelenggaraan Java Balloon Festival 2018 di Kabupaten Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah, Selasa (19/6/2018). Festival diselenggarakan Kementerian Perhubungan berbarengan AirNav Indonesia dalam rencana meredam maraknya balon hawa liar yang membahayakan keselamatan penerbangan dalam sekian hari paling akhir.

“Apa yang berlangsung di lapangan demikian membahayakan. Bila itu kita biarlah dapat membahayakan keselamatan penerbangan lantaran pesawat bisa menabrak atau tertabrak balon-balon hawa itu serta itu bisa dipertanyakan juga pada kita bagaimanakah kita bisa mengawal prestasi pencabutan larangan terbang (EU Flight Ban) maskapai penerbangan Indonesia yang baru kita capai pada Kamis lantas, ” tutur Budi Karya.

Dirjen Perhubungan Hawa Kemenhub Agus Santoso menyatakan, sesuai sama PM Nomer 40 Th. 2018 perihal Pemakaian Balon Hawa pada Aktivitas Budaya Orang-orang, jadi warga diinginkan tak menerbangkan balon hawa tanpa ada kendali terlebih hingga tembus ke angkasa.

Baca Juga : Kemenhub Ingatkan Publik Tak Terbangkan Balon Udara hingga Ancam Keselamatan Penerbangan

“Yang berlangsung sekarang ini bahkan juga telah menembus level cruise altitude (ketinggian jelajah pesawat terbang) di 10. 000 mtr. dari permukaan laut. Itu terang adalah aksi tidak mematuhi ketentuan. Maksimum menerbangkan balon ini 150 mtr. serta ini juga tak dikerjakan pada ruang airport, ” terang Agus.