Narasi Komplit Masalah Tarian Erotis di Pantai Kartini Jepara

Narasi Komplit Masalah Tarian Erotis di Pantai Kartini Jepara

                  JEPARA, Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta menyebutkan, pihaknya sekarang ini sudah mengecek beberapa panitia berkaitan insiden tarian erotis dalam satu acara club motor di Pantai Kartini, Jepara.

Menurut Suharta, berdasar pada penyelidikan yang dikerjakannya, saat ini telah ada dua orang jadikan tersangka.

” Sesudah kami kerjakan pengembangan, kami sudah mengambil keputusan dua tersangka. Keduanya panitia acara, ” kata Suharta, ditulis Tribunnews. com, Minggu (16/4/2018).

Ke-2 tersangka itu dijerat pasal UU Pornografi dengan ancaman hukuman maksimum 15 th. penjara.

” Sangkaan pasal Undang-undang Pornografi yang di dalamnya juga ada pornoaksi. Ancaman maksimum 15 th. penjara, ” tandasnya.

Polisi sekarang ini juga tengah mencari tiga orang penari erotis yang beraksi di Pantai Kartini.

Tiga orang penari itu di ketahui datang dari Semarang.

” Sekarang ini tetap dalam pencarian. Mereka juga kelak juga akan kami check. Saksikan kelak akhirnya seperti apa, ” kata Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

Disamping itu, Joko Wahyu Sutejo, pengelola Pantai Kartini membetulkan ada video erotis yang mengedar di sosial media serta peristiwa di Pantai Kartini, Jepara, Sabtu (14/4/2018) kemarin.

Berkaitan ada tarian erotis oleh tiga wanita berbikini itu, Joko juga di panggil Polres Jepara untuk disuruhi info.

” Benar memanglah ada komune motor yang tengah kumpul. Tapi saya tidak paham bila ada tarian erotis. Waktu itu saya tidak di lokasi. Waktu saya ke lokasi, acara telah usai, ” kata Joko, Minggu (15/4/2018).

Baca Juga :Sandiaga Sebut Kebijakan Libur Sekolah Waktu Asian Games Masih tetap Dikaji

Dia menyebutkan, telah jauh-jauh hari, panitia aktivitas melayang-layangkan surat izin pemakaian Pantai Kartini untuk acara kumpul sesama anggota komune.

” Didalam izinnya ada hiburan cuma organ tunggal. Tak ada tarian erotis seperti di diskotek. Maka dari itu kami sah-sah saja. Bila tahu ada tari erotis ya tentu kami tidak perbolehkan, ” tuturnya.

Dia sudah menuturkan apa yang ada pada Polres Jepara berkaitan ” insiden ” erotis itu.

” Karna saya jadi pengelola, ya saya berikan apa yang ada, kalau terlebih dulu tidak tercantum hiburan tari erotis, ” kata dia.

Bantahan club motor

Tarian erotis oleh tiga wanita di Pantai Kartini Jepara buat ramai. Acara berjalan Sabtu 14 April di hadiri beberapa ratus pengunjung. Polisi saat ini mengusutnya. (instagram/lambe_turah)

Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) menyanggah kalau acara tarian erotis di pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah, yaitu atas gagasannya.

Ketua Umum Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI), Yudi Kusuma, menyatakan kalau acara itu bukanlah acara yang di buat oleh organisasinya.

” Dengan adanya ini saya mewakili semua anggota Yamaha NMAX Club Indonesia menyebutkan kalau itu tidaklah acara kami (YNCI). Serta, kami mengutuk keras peristiwa itu, ” tutur Yudi.

Yudi menyebutkan, pihaknya begitu menyayangkan peristiwa itu. Dia juga mengharapkan semuanya pihak bisa menahan diri serta biarlah pihak kepolisian yang merampungkan problem ini.

Kabag Humas Polres Jepara AKP Hadi Suprastowo waktu dihubungi mengungkap, kepolisian telah memohon info sebagian pihak. Acara itu dinamakan anniversary Jepara Max Owner.

” Telah ada yang di check. Kelak informasi kelanjutan menanti penyidik, ” tuturnya.

Hadi menyebutkan terkecuali dari kepolisian, masalah ini jadi perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara.

” Ada pernyataan sikap spesial pada ketua MUI Jepara Ayah Mashudi serta Kapolres AKBP Yudianto Adhi Nugroho, ” terangnya.

Isi dari pernyataan sikap itu salah satunya yaitu peristiwa juga akan dikerjakan lewat ranah hukum karna ada sangkaan pelanggaran UU Nomor 44 Th. 2008 mengenai Pornografi.

MUI juga akan memonitor penyelesaian masalah ini, dan mempercayakan penyelesaian masalah pada kepolisian.

” Serta yang paling akhir, memohon pada semua pihak tidak untuk menebarkan link internet peristiwa yang memiliki kandungan pornografi itu serta memblokirnya, ” tegas Hadi.

Peristiwa erotis itu jadi viral.

Dalam video yang mengedar tampak ke-3 penari wanita cuma kenakan bikini.

Ketiganya dikelilingi beberapa pengunjung yang didominasi pria.

Bahkan juga satu diantaranya repot menyemprotkan air ke ke-3 penari.

Support by : kompas.com