Pamitan, Tjahjo Minta Kepala Daerah Dukung Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Tjahjo Kumolo berpamitan jadi Mendagri di Kabinet Indonesia Kerja yang akan selesai 20 Oktober kelak. Tjahjo mengucapkan terima kasih pada semua kepala wilayah yang tetap berkomunikasi untuk kerja sama.

“Minta maaf jika ada beberapa hal yang kurang sudi, jadi manusia mungkin banyak khilafnya dalam ambil kebijaksanaan serta ketetapan sepanjang 5 tahun. Terima kasih pada rekan-rekan kepala wilayah yang tetap bekerja bersama tetap berkomunikasi,” kata Tjahjo di acara ‘Innovative Government Award 2019’, di Hotel Borobudur, Senin (7/10/2019).

Kepala wilayah yang ada diantaranya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Gubernur Riau Syamsuar, sampai Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Yang akan datang, Tjahjo menyerahkan pada Presiden Jokowi serta Wakil presiden dipilih Ma’ruf Amin berkaitan jabatan yang akan diembannya ke depan.

Baca Juga : Kasus Mahasiswa Tertembak Diinvestigasi, Kapolri Copot Kapolres Kendari

Menurut Tjahjo, banyak faksi yang ingin jadi menteri seperti ia di periode ke-2 Jokowi. Bukan sekedar golongan partai, dari relawan juga, lanjut ia, ada yang ajukan nama calon menteri.

“Tetapi saya orang partai, partai akan memandang saya apa masih dikasih jabatan ataukah tidak sebab yang ketertarikan banyak jadi menteri, yang ketertarikan banyak bukan sekedar rekan-rekan parpol rekan-rekan profesional rekan-rekan relawan ajukan calon semua,” ucap Tjahjo.

Meskipun begitu, Tjahjo menjelaskan hal itu adalah hak prerogatif Presiden. Ia minta suport kepala wilayah untuk terus memberi dukungan pemerintahan Jokowi 5 tahun ke depan.

“Ini yang saya anggap kita beri hak prerogatif pada Bapak Presiden untuk pilih pembantu beliau pada 5 tahun mendatang minta doa, minta suport rekan-rekan sekaligus mudah-mudahan pemerintahan Pak Jokowi serta Pak Ma’ruf dapat makin baik untuk kesejahteraan negara dan bangsa, mudah-mudahan beliau amanah berdua demikian, terima kasih,” tambah Tjahjo.