PAN DKI Soal Penanganan Banjir Jakarta: Anggaran Besar Tapi Tidak Berdampak

Agen Judi Online – Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta mengomentari masalah pengatasan banjir oleh Pemerintahan Propinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Menurut dia, bujet untuk pengendalian banjir bernominal besar, tetapi tidak efisien.

“Elemen utama atasi banjir bukan hanya dengan bujet yang cukup, dan juga pas target, poin itu yang terlewati. Jadi, bujet kita besar tetapi tidak berpengaruh,” sebut Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani dalam penjelasannya, Sabtu (26/12/2020).

Zita tidak sampaikan keseluruhan bujet pengatasan banjir di DKI Jakarta. Tetapi, ia memberi contoh-contoh pos bujet yang dipandang tidak efisien.

“Contoh sederahananya penyediaan Flood Information Sistem. Benar-benar penting, tetapi tak perlu yang baru, maksimalkan saja eksisting. Jika apa-apa penyediaan lagi, tetapi tidak maksimal, hasilnya sama juga, boros bujet,” ucapnya.

Baca Juga : Carragher Soal Situasi Salah: Paling Minta Kontrak Baru di Liverpool

Selian itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu menyentuh masalah drainase. Untuknya, bujet untuk drainase dapat dikecilkan bila ada penegakan ketentuan.

“Contoh yang lain pembangunan drainase vertikal, bujetnya 817 M. Walau sebenarnya tiada APBD juga dapat, ada Peraturan gubernur No.20 tahun 2013, telah mengendalikan jika pemilik bangunan yang tutup tanah atau pemohon pemakai air tanah, itu penting membuat sumur serapan. Semestinya 817 M dapat untuk lainnya,” ucapnya.

“Itu baru dua contoh, ada banyak kembali bujet yang kurang pas. Itu kenapa kami mengutamakan yang paling dahulu itu ialah loyalitas. Janji yang diucap, itu belum pasti loyalitas,” tambahnya.

Zita minta seluruh pihak untuk berkoitmen tangani banjir. Komitemen perlu dituangkan secara tercatat hingga mempunyai bukti.

“Karena itu harus masuk ke RPJMD, atau berbentuk yang lain yang sesuai UU. Supaya yang mengucapkan janji ingat, yang melihat ingat,” ucapnya.