Pemilu 2019 Terbesar dalam Sejarah Demokrasi Indonesia

JAKARTA – Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 dianggap sebagai sejarah demokrasi terbesar di Indonesia. Proses pemilu yang berjalan serenak pun sudah dilalui dengan demokratis, aman dan damai.

Koordinator Aliansi Abadi Indonesia, Hayum Talaohu mengucapkan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas kelancaran Pemilu 2019.

“Kita, rakyat Indonesia menjadi saksi bagaimana perjuangan penyelenggara pemilu, KPU, telah mempersiapkan dan menyelenggarakan Pemilu terbesar sepanjang sejarah Indonesia,” kata Hayum, Senin (6/5/2019).

Namun, lanjut Hayum, pihaknya bersedih dan berduka karena perjuangan penyelenggara pemilu sampai jatuh korban jiwa. Tercatat sampai saat ini, jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia setelah mereka bertugas pada Pemilu 2019 bertambah menjadi 474 orang.

“Mereka adalah pejuang demokrasi yang patut diberikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi oleh seluruh rakyat Indonesia,” ucap Hayum.

Baca Juga : FINIS KE-8 DI SIRKUIT JEREZ, CRUTCHLOW: ITU TIDAK CUKUP!

Lebih lanjut dia mengatakan, pemilu telah selesai, saatnya semua mengawal proses penghitungan dengan damai dan tetap menjaga kondusifitas. Selain itu rakyat kembali bekerja, mahasiswa dan pelajar kembali belajar, ulama, ustaz dan pemuka agama kembali merawat keberagaman dan menjauhi tindakan provokatif.

“Kita menunggu penetapan hasil pemilu pada 22 Mei yang akan datang sambil menjaga diri, menjaga akhlak dan menjaga masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” ucapnya.