Penetapan Gubernur Sumut Terpilih Hanya Dihadiri Ijek

MEDAN – Pengumuman penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumut 2018 yang digelar terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut hanya dihadiri Musa Rajekshah alias Ijek. Pasangannya, Edy Rahmayadi tidak hadir tanpa diketahui penyebabnya.

Pasangan yang saat kampanye melabeli diri dengan Eramas ini mengaku, kepemimpinan mereka berada di tengah tahun anggaran 2018. Maka yang bisa dilakukan hanya memaksimalkan anggaran yang ada.

Hal prioritas yang dilakukan pasca-pelantikan adalah menyelesaikan semua kebutuhan masyarakat.

“Apa-apa yang terbaik untuk masyarakat Sumut, kami akan lakukan. Saat ini prioritasnya pendidikan, infrastruktur dan lapangan kerja,” kata Ijek, Selasa (24/7/2018).

Dia lalu mengucapkan terima kasih kepada partai dan masyarakat pendukung yang telah menggunakan hak pilihnya dan memberikan kepercayaan kepada Edy Rahmayadi-Musha Rajeksah.

“Semoga lima tahun ke depan kami bisa menjawab semua harapan masyarakat,” katanya lagi.

Baca Juga : Mundur dari Demokrat, TGB Didoakan Sukses Jadi Cawapres Jokowi

Eramas menang telak dalam pilkada Sumut 2018. Mereka mendulang 3.291.137 suara atau 57,58 persen. Selisih 15,16 persen dari pesaingnya yang membuat pasangan yang diusung PKS, Gerindra, PAN, Golkar, Hanura, dan Nasdem mengalahkan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) yang diusung PDI-P dan PPP.

Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara memutuskan, pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah unggul dalam hasil rekapitulasi penghitungan suara.