PKB: Jokowi Pecut Menteri Kayak Cuti

Agen Judi Online – Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta menterinya kerja semakin keras serta menyentil masalah skema kerja work from home (WFH) seperti cuti. PKB memandang peringatan itu ibarat ‘pecutan’ buat beberapa menteri supaya kerja semakin giat.

“Irit saya, itu langkah pintar Pak Jokowi ambil style kepemimpinan waktu kritis, memberi motivasi kerja buat beberapa menteri serta petinggi pemerintah yang lain. Pak Jokowi bawa serta ‘pecutan’, supaya siaga serta semangat kerja, yang kurang giat dipecut, dimarahi,” kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid pada wartawan, Kamis (9/7/2020).

Menurut Jazilul, walau kerja di rumah, beberapa menteri masih dituntut untuk kerja dengan tidak biasa. Bila tidak, ‘pecutan’ Jokowi akan menunggu.

“Saat WFH beberapa menteri dituntut masih kerja dengan manajemen kritis, extraordinary serta kreatif, jika tidak, ya ‘dipecut’ atau dimarahi Pak Jokowi,” katanya.

Jazilul memandang Jokowi sejauh ini telah menyapa beberapa menteri secara halus. Tetapi, sebab dipandang kurang efisien, menurut dia, Jokowi mengganti peringatan dengan geram-marah sesudah 3 bulan berjalan.

Baca Juga : Viral Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo ‘Penjelajah Waktu’

“Saya pikirkan telah berulang-kali Presiden memperingatkan dalam setiap peluang, secara halus. Sesudah 3 bulan dipandang kurang efisien, karena itu Pak Jokowi mengganti style memberinya teguran dengan geram-marah. Geram itu sisi dari rasa sayang Presiden pada aparat serta rakyatnya, cemas Indonesia kritis berkelanjutan,” tutur Jazilul.

Jazilul juga akui respek dengan style kepemimpinan Jokowi di waktu kritis. Wakil Ketua MPR itu memandang Jokowi tengah jalankan kontrol ketat di pemerintahannya.

“Kami hormat serta respek pada Presiden Jokowi yang lakukan kontrol ketat, detil, serta geram-marah untuk usaha keras pemerintah hadapi kritis. Presiden tidak dilarang geram untuk perbaikan,” katanya.

Dikabarkan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali lagi menyentil performa beberapa menterinya. Jokowi menyentuh skema kerja di rumah atau work from home (WFH) yang dilaksanakan sejauh ini malah terlihat seperti cuti.

“Saya meminta kita mempunyai sense yang sama. Sense of crisis yang sama. Janganlah sampai 3 bulan lalu kita sampaikan kerja di rumah, work form home. Yang saya melihat ini seperti cuti malah. Walau sebenarnya pada situasi kritis kita harusnya kerja semakin keras lagi,” kata Jokowi, di pertemuan terbatas seperti diupload dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, seperti disaksikan detikcom, Kamis (9/7).