Polisi Tangkap Pencuri Barang Pegawai KSP, Moeldoko Beri Apresiasi

JAKARTA – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengapresiasi Polda Metro Jaya yang menahan lima aktor pencurian beberapa barang punya Armedya Dewangga, tenaga pakar di Kantor Staf Kepresidenan RI.

Satu salah satunya ditembak mati lantaran melawan petugas waktu bakal di tangkap.

” Alhamdulillah ya (tertangkap). Ya (dokumen) aman ada sedikit kajian, namun relatif aman, ” tutur Moeldoko di sela-sela perayaan lagi tahunnya ke-61 di Taman Suropati, Jakarta, Minggu (8/7/2018).

Armedya kehilangan beberapa barang berbentuk laptop MacBook, suatu tas, hard disk punya Kantor Staf Kepresidenan, pin Sekretariat Militer Istana Kepresidenan, kartu nama Kantor Staf Presiden, serta uang tunai sejumlah Rp 3, 3 juta pada 8 Juni 2018 jam 17. 11 WIB.

Moeldoko juga pastikan semua dokumen yang ada pada Armedya relatif aman.

Karena, nyaris semuanya dokumen KSP merupakan dokumen terbuka serta ada bebas (open source).

” Di KSP nyaris semuanya dokumen terbuka ya, open source, maka semoga tidak ada permasalahan, ” kata Moeldoko.

Moeldoko mengaku jika momen ini bakal jadi bahan pelajari untuk semua jajarannya untuk siaga atas potensi-potensi pencurian.

” Saya mengutamakan pada anak-anak kita, anak KSP agar lebih sekali lagi waspada kondisi yang sesuai sama itu, ” kata dia.

Pada awal mulanya, Direktur Reserse Kriminil Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menyampaikan, pencurian beberapa barang punya tenaga Pakar Kantor Staf Kepresidenan Armedya Dewangga pada pada 8 Juni 2018 di lokasi Tamansari, Jakarta Barat dikerjakan komplotan pencuri dengan modus ” api-api “.

Modus api-api merupakan pencurian dengan berkelompok dengan mengecoh korbannya dengan menyampaikan ban mobil kempes atau rusak untuk bikin korban hentikan laju kendaraan serta kehilangan konsentrasi.

” Maka semasing aktor mengendarai sepeda motor mencari pengemudi mobil roda empat yang berkendara sendiri. Saat aktor telah temukan tujuan yang bakal jadikan korban setelah itu beberapa aktor bergerak mendekati korban serta bertindak sesuai sama pekerjaan atau peranan semasing, ” kata Nico, Minggu (8/7/2018).

Baca Juga : Hasil F1, Vettel Permalukan Hamilton di GP Inggris

Mengenai lima aktor yang ikut serta dalam tindakan pencurian Armedya bernama Ramalia dengan kata lain Ramli, Suhemi dengan kata lain Toing, Komar dengan kata lain Abdul, Dany, serta Ahmad Mahmudi.

Polres Jakarta Barat sudah terima surat dari kantor staf kepresidenan berkaitan masalah ini.