PPP: Kejaksaan Kalah Transparan dari Polri Soal Penanganan Jaksa Pinangki

Agen Judi Online – Bola salju masalah Djoko Tjandra menyeret pejabat-pejabat di Polri serta Kejaksaan Agung. Polri dipandang bertambah terbuka masalah keterkaitan korps-nya di masalah itu dibandung Kejaksaan Agung.

Sudah diketahui, dua petinggi Polri telah jadi terduga berkaitan kaburnya Djoko Tjandra, yakni Brigjen Prasetio serta Irjen Napoleon Bonaparte. Sesaat Kejaksaan Agung memutuskan Jaksa Pinangki Pupus Malasari untuk terduga.

“Jika bandingannya ialah Polri, ya, harus disadari jika Kejagung kalah terbuka pada publik dalam mengatasi masalah jaksa Pingaki,” kata Arsul pada wartawan, Kamis (27/8/2020).

Komisi III DPR, kata Arsul, menyorot keterkaitan tindak pidana umum di masalah Jaksa Pinangki. Sekjen PPP ini merekomendasikan Polri ikut juga mengatasi masalah ini.

Baca Juga : Demi Messi, Man City Kabarnya Siapkan Uang Plus 3 Pemain ke Barcelona

“Komisi III bertambah menyorot masalah Jaksa Pinangki ini bukan hanya dari bagian tipikornya saja, dan juga dari bagian sangkaan keterkaitan tipidum sebagai kuasa Polri. Karenanya seyogianya Polri memahami peluang faktor tipidum yang berkaitan, yang jadi wewenang Polri untuk menyelidik serta menyelidik,” tutur Arsul.

Kejaksaan mengatasi masalah Jaksa Pinangki yang terkait dengan etik serta sangkaan korupsinya. Ditengah-tengah perlakuan masalah ini, berlangsung kebakaran hebat di Gedung Kejaksaan Agung.

Kejagung menyebutkan Jaksa Pinangki berperanan dalam pengurusan PK Djoko Tjandra. Pinangki lakukan diskusi dengan terpidana Djoko Tjandra di Malaysia bersama dengan pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking. Tatap muka itu disangka untuk kepentingan pengaturan serta pengkondisian kesuksesan PK terpidana Djoko Soegiarto Tjandra dijanjikan hadiah atau pemberian sebesar USD 500 ribu.