Prinsipal Scuderia Ferrari Merasa Timnya Diperlakukan Tidak Adil

MONTREAL – Prinsipal Tim Scuderia Ferrari, Mattia Binotto, meyakini adu argumen soal kepantasan Sebastian Vettel mendapat hukuman lima detik di Formula One (F1) GP Kanada 2019 tidak akan terjadi andai steward memutuskan sebaliknya. Ia kecewa karena aturan tersebut tidak diterapkan dengan adil.

Sebastian Vettel dan Scuderia Ferrari gagal menuai kemenangan perdana musim ini setelah dikenai hukuman tambahan waktu lima detik. Meski melintasi garis finis lebih dulu, pembalap berusia 31 tahun itu gagal menang karena selisihnya dengan Lewis Hamilton di posisi dua hanya 1,3 detik.

Hukuman tersebut dijatuhkan karena Vettel dinilai membahayakan laju Hamilton saat kembali ke lintasan di tikungan empat pada putaran ke-48. Adu argumen soal interpretasi aturan lantas menyeruak setelah balapan berakhir. Mattia Binotto yakin tafsiran-tafsiran tersebut tidak akan mengemuka jika steward bijak dalam mengambil keputusan.

Baca Juga : BUFFON HENGKANG, KEYLOR NAVAS MENDEKAT KE PSG

“Menurut saya, jika tidak ada keputusan yang salah, tidak ada argumen. Tentu saja bukan hak kami untuk memutuskan karena ada orang-orang yang berkepentingan di sana, tetapi kami tidak senang dan tidak sepakat,” ujar Mattia Binotto, mengutip dari Crash, Senin (10/6/2019).

“Kami memang tidak sepakat, tetapi semua punya hak berpendapat. Kami sungguh kecewa karena ada insiden seperti ini di masa lalu yang tidak berbuah hukuman. Secara umum, saya yakin itu bukan keputusan yang tepat,” imbuh pria berusia 49 tahun itu.

Scuderia Ferrari sendiri sudah mengajukan banding atas hukuman tersebut. Tim asal Maranello, Italia, tersebut punya waktu 96 jam untuk menyerahkan bukti-bukti kuat kepada Pengadilan Banding Federasi Balap Mobil Internasional (FIM).