Santri di Panggung Politik Pilkada Jawa Timur

Santri di Panggung Politik Pilkada Jawa Timur

                  SURABAYA, Saat ini ada tiga santri di panggung politik Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2018. Mereka adalah pasangan bakal cagub dan cawagub yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yaitu Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas. Santri ketiga adalah Khofifah Indar Parawansah yang tengah dalam proses memilih pasangan.

Ketiganya besar dalam lingkungan Nahdatul Ulama (NU) yang notabene merupakan kaum santri. Ketiganya juga tercatat pernah mengenyam pendidikan di pesantren.

Azwar Anas jebolan Pesantren Annuqoyah Sumenep, Khofifah pernah menjadi santri di Ponpes Tambak Beras Jombang, sementara Gus Ipul tercatat pernah menempuh pendidikan pesantren di Denanyar, Jombang.

Tahun depan ketiganya akan bertarung untuk merebut suara di Pilkada Jatim yang juga disebut gudangnya pesantren.

Lembaga Survei The Initiatif Institute menyebutkan, karena merupakan basis pesantren, sebagian besar aliran politik warga di Jatim adalah aliran politik santri.

Baca Juga : Hasil Liga Italia, Inter Milan Putus Rekor 100 Persen Napoli

Hasil survei terhadap 1016 responden di 108 desa dan kelurahan di Jatim pada September lalu menunjukkan, 72,8 responden menyebut dirinya menganut politik santri. Sebanyak 16,8 beraliran politik nasionalis Soekarno, sisanya nasionalis Soeharto, Muhammadiyah, dan Masyumi.

CEO Lembaga Survei The Initiatif Institute, Airlangga Pribadi, mengatakan, lembaganya juga melakukan survei terkait kepantasan latar belakang pasangan pemimpin Jawa Timur. Hasilnya, latar belakang pasangan yang dua-duanya santri dinilai pantas oleh 63,3 persen responden. Pasangan berlatar belakang santri-nasionalis dinilai layak oleh 54,3 persen responden, sementara yang nasionalis-santri mendapat 52 persen.

“Hasil survei ini bukan berarti pasangan santri akan menang, karena politik selalu dinamis,” kata  Airlangga saat merilis hasil survei itu di Surabaya, Minggu (22/10/2017).

Dominasi santri akan semakin kuat jika Khofifah memilih figur calon wakilnya dari latar belakang santri.

Khofifah pernah menyebutkan bahwa pasangannya di Pilkada Jatim akan berasal dari kalangan nasionalis-santri. Siapa pasangan Khofifah, saat ini masih digodok oleh tim 9 kyai, dan dijadwalkan akan dirilis sebelum 15 November mendatang.

Pasangan santri Gus Ipul – Azwar Anas diusung PKB dan PDIP. Sementara Khofifah diusung 3 partai, yaitu Partai Golkar, Partai Nasdem, dan PPP.

Support by : kompas.com