Serangan Roket Sambut Kedatangan Presiden Afghanistan ke Kota Ghazni

GHAZNI – Presiden Afghanistan Ashraf Ghani bertandang ke Kota Ghazni pada Kamis (27/9/2018). Bertepatan dengan kunjungan itu, tiga roket dilaporkan menghantam kota, disangka dilancarkan oleh grup militans

Taliban mengakui bertanggungjawab atas serangan roket itu, yang dilancarkan beberapa minggu sesudah tindakan penyerangan ke ibu kota propinsi serta menewaskan beberapa ratus orang.

“Tidak ada korban jiwa ataupun luka karena tiga serangan roket kesempatan ini,” kata kepala kepolisian propinsi, Ramazan Ali Mohseni pada AFP.

Salah satunya serangan roket jatuh seputar 200 mtr. dari kantor gubernur Ghazni, dimana diselenggarakan pertemuan pada Presiden Ghani dengan beberapa petinggi keamanan, pemimpin agama serta anggota penduduk sipil.

Jubir presiden, Haroon Chakhansuri menyampaikan, insiden serangan roket itu tak perlu dibesar-besarkan serta berlangsung jauh dari tempat pertemuan.

Chakhansuri yang ada bersama dengan presiden waktu serangan berlangsung, mengakui dengar salah satunya ledakan dari serangan roket yang disebutnya menghantam lokasi di pinggir kota.

Kunjungan itu ialah yang ke-2 dikerjakan Presiden Ghani ke kota Ghazni semenjak serangan Taliban ke kota itu pada awal Agustus kemarin.

Serangan pada Agustus itu berjalan saat beberapa waktu serta menewaskan sekurang-kurangnya 200 masyarakat sipil, menurut laporan PBB.

Beberapa pengamat menilainya serangan itu jadi kemenangan buat Taliban pada pemerintah dengan militer ataupun psikologis.
GHAZNI – Presiden Afghanistan Ashraf Ghani bertandang ke Kota Ghazni pada Kamis (27/9/2018). Bertepatan dengan kunjungan itu, tiga roket dilaporkan menghantam kota, disangka dilancarkan oleh grup militans

Taliban mengakui bertanggungjawab atas serangan roket itu, yang dilancarkan beberapa minggu sesudah tindakan penyerangan ke ibu kota propinsi serta menewaskan beberapa ratus orang.

“Tidak ada korban jiwa ataupun luka karena tiga serangan roket kesempatan ini,” kata kepala kepolisian propinsi, Ramazan Ali Mohseni pada AFP.

Salah satunya serangan roket jatuh seputar 200 mtr. dari kantor gubernur Ghazni, dimana diselenggarakan pertemuan pada Presiden Ghani dengan beberapa petinggi keamanan, pemimpin agama serta anggota penduduk sipil.

Jubir presiden, Haroon Chakhansuri menyampaikan, insiden serangan roket itu tak perlu dibesar-besarkan serta berlangsung jauh dari tempat pertemuan.

Chakhansuri yang ada bersama dengan presiden waktu serangan berlangsung, mengakui dengar salah satunya ledakan dari serangan roket yang disebutnya menghantam lokasi di pinggir kota.

Kunjungan itu ialah yang ke-2 dikerjakan Presiden Ghani ke kota Ghazni semenjak serangan Taliban ke kota itu pada awal Agustus kemarin.

Serangan pada Agustus itu berjalan saat beberapa waktu serta menewaskan sekurang-kurangnya 200 masyarakat sipil, menurut laporan PBB.

Beberapa pengamat menilainya serangan itu jadi kemenangan buat Taliban pada pemerintah dengan militer ataupun psikologis.

Beberapa waktu sesudahnya, beberapa mortir kembali ditembakkan serta jatuh di Kabul, dekat dengan istana kepresidenan, waktu Presiden Ghani mengemukakan pidato pada hari Idul Adha.

Taliban mendapatkan beberapa keuntungan dalam peperangan yang berlangsung beberapa waktu paling akhir, di dalam usaha tingkatkan tekanan Afghanistan serta penduduk internasional dalam usaha bahasan persetujuan damai.

Baca Juga : Jerman Resmi Terpilih Jadi Tuan Rumah Piala Eropa 2024

Beberapa waktu sesudahnya, beberapa mortir kembali ditembakkan serta jatuh di Kabul, dekat dengan istana kepresidenan, waktu Presiden Ghani mengemukakan pidato pada hari Idul Adha.

Taliban mendapatkan beberapa keuntungan dalam peperangan yang berlangsung beberapa waktu paling akhir, di dalam usaha tingkatkan tekanan Afghanistan serta penduduk internasional dalam usaha bahasan persetujuan damai.