Tak Punya Capres, Demokrat Jualan SBY dan AHY

JAKARTA – Politisi Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengatakan, partainya akan jual figur Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono serta putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono, dalam kampanye pemilu legislatif 2019.

Hal tersebut dikerjakan sebab Demokrat tidak memiliki capres atau wapres yang dapat di jual ke penduduk.

“Partai Demokrat membuat coat tail effect (dampak ekor jas) sendiri. Mengoptimalkan apakah sebagai dampak elektoral dari pak SBY serta AHY,” kata Andi pada Kompas.com, Jumat (23/11/2018).

Andi mengaku jika tidak terdapatnya kader Demokrat sebagai calon presiden serta calon wakil presiden jadi rintangan sendiri. Karena, pemilu legislatif serta pemilu presiden 2019 diselenggarakan dengan serentak. PDI-P serta Gerindra yang mengangkat kadernya sendiri di Pemilihan presiden automatis akan memperoleh keuntungan.

Akan tetapi, dia yakini langkah Demokrat jual figur SBY serta AHY ikut cukuplah efisien untuk memperoleh nada. Karena, dia memandang banyak penduduk yang rasakan langsung faedah program-program SBY saat ketua umum partai Demokrat itu menjabat dua periode.

“Kan baru 4 tahun kemarin beliau berhenti jadi presiden. Penduduk masih tetap ingat bagaimana pemerintahan SBY. Dan ikut program pro rakyat SBY, masih tetap diingat serta dirasa faedahnya,” kata Andi, yang ini hari turut dengan SBY untuk mengampanyekan Demokrat di Jawa Tengah.

Baca Juga : Iker Casillas: Jose Mourinho Menciptakan Ketegangan Besar di Real Madrid

Sesaat AHY, lanjut Andi, ikut adalah pemimpin hari esok yang cukuplah kuat kepopulerannya. Dia yakini figur AHY dapat menarik beberapa pemilih, terutamanya kelompok milenial.

“Tentunya dengan strategis ini satu perihal yang kami mujur lah miliki figur seperti AHY. Partai lainnya kan belumlah pasti miliki figur yang siap untuk kedepan,” katanya.