Tarif Dasar Listrik Tidak Naik, PLN Terus Lakukan Penghematan

Tarif Dasar Listrik Tidak Naik, PLN Terus Lakukan Penghematan

             JAKARTA,  PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) Persero tengah menuai perhatian banyak pihak akibat dinilai tengah mengalami kesulitan dalam hal kondisi keuangan perusahaan seiring dengan terus menurunnya laba perusahaan.

Direktur Utama PT PLN Persero Sofyan Basir mengatakan, pihaknya terus melakukan penghematan atau efisiensi ditengah tarif dasar listrik (TDL) tidak mengalami kenaikan dan fluktuatifnya harga bahan baku.

Menurut Sofyan, ada beberapa langkah yang telah dilakukan PLN guna mengurangi ongkos produksi listrik di dalam negeri, salah satunya adalah menekan angka penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari 11 persen menjadi 5,8 persen.

“TDL ini kan enggak boleh naik. Tapi jangan salah, kelihatannya saja memang laba kami turun dan mengkhawatirkan. Tapi jangan salah, 2015 kami lakukan efisiensi, efisiensi ini kami lakukan sampai Rp 42 triliun,” ujar Sofyan saat berbincang dengan media di Jakarta, Kamis (28/9/2017) malam.

Baca Juga : Honda Jajaki Pemasaran Pesawat Pribadi HondaJet di Indonesia

Sofyan mengatakan, jaringan listrik di wilayah terpencil yang masih menggunakan diesel juga membuat ongkos produksi semakin tinggi.

Dengan demikian, saat ini pihaknya membuat jaringan sambungan dari pembangkit-pembangkit listrik besar yang ada di pusat kota ke seluruh daerah terpencil guna efisiensi ongkos produksi.

“Misalnya di daerah terpencil, yang tadinya pakai diesel kami buat jaringan sehingga itu bisa di buat saluran sampai ke daerah terpencil,” ungkap Sofyan.

Selain itu, lanjut Sofyan, pihaknya juga sedang membangun zonasi wilayah batubara, menurutnya dengan dibangun zonasi batubara maka bisa menghasilkan efisiensi karena mampu menghemat ongkos distribusi batubara.

“Batubara kami bangun zonasi, biar transportasi murah, jangan sampai PLTU Sumatera, tapi batubara (di) Kalimantan,” kata dia.

“Sumatera ya Sumatera, untuk Jawa, Kalimantan Timur, gas juga kami sedang rancang bangun infrasturkturnya buat efisiensi. Floating Storage Regasification Unit (FSRU), FSRU juga sudah turun.

Support by : kompas.com