Terlalu Lama Buntuti Petrucci Buat Rins Gagal Menang di Catalunya

BARCELONA – Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, yakin dirinya dapat memenangi MotoGP Catalunya 2019 pekan lalu jika tidak terlalu lama berada di belakang Danilo Petrucci. Kondisi tersebut membuat ban belakangnya aus sehingga kesulitan di sisa lomba.

Alex Rins terlibat pertarungan sengit dengan Danilo Petrucci untuk posisi runner-up nyaris di sepanjang lomba. Namun, ia selalu gagal menyalip pembalap asal Italia itu, terutama ketika berada di trek lurus. Kesempatan sempat datang ketika lawannya sedikit melambat di tikungan empat.

Setelah gagal, Rins kembali mencoba dengan cara mengerem telat ketika memasuki tikungan satu usai trek lurus. Keduanya nyaris bertabrakan hingga pembalap Suzuki itu terlempar ke posisi enam. Untungnya, pembalap berusia 23 tahun itu sukses memperbaiki posisi dan finis di urutan empat.

“Melihat data, sepertinya ban saya jadi lebih panas karena berada di belakangnya membuat tekanan ban depan meningkat. Mengurangi tekanan dalam kondisi seperti itu memang sulit,” ujar Alex Rins, melansir dari Motorsport, Jumat (21/6/2019).

“Ban yang panas membuat saya sulit mengerem dan berbelok. Saya mungkin lebih cepat dari Petrucci di tikungan, tetapi ketika berakselerasi kami kehilangan banyak waktu gara-gara ban,” imbuh pembalap asal Barcelona tersebut.

Baca Juga : GOLKAR TANCAP GAS, AIRLANGGA BURU-BURU DIDORONG JADI CAPRES 2024

Alex Rins akhirnya hanya berhasil finis di peringkat empat, terpaut 6,620 detik dari sang juara, Marc Marquez. Tambahan 13 poin tersebut membuatnya mengoleksi nilai 88, mendekati perolehan angka Andrea Dovizioso di peringkat dua pada klasemen kategori pembalap, yaitu 103.