Tok! Pimpinan KPK Kalah Lawan Pegawai soal Rotasi Jabatan

Agen Judi Online – Mahkamah Agung (MA) menampik permintaan pimpinan Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) yang digugat pegawainya. Akhirnya, KPK harus mengaku kekalahan menantang pegawainya pada tingkat kasasi.

Masalah berawal waktu pimpinan merotasi pegawai KPK pada Agustus 2018. Perputaran ini membuat pergolakan serta usai ke pengadilan. Beberapa pegawai KPK, seperti Sujanarko, Hotman Tambunan, Dian Novianthi, Giri Suprapdiono, serta Sri Semodo Adi, lantas menuntut pimpinan KPK ke PTUN Jakarta. Pada 11 Maret 2019, tuntutan itu gagal. PTUN Jakarta menampik tuntutan itu.

Beberapa pegawai tidak terima serta ajukan permintaan banding. Pada 8 Agustus 2019, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Jakarta menyetujui tuntutan pegawai KPK. Melalui keputusan nomor 160/B/2019/PT. TUN. JKT, majelis tinggi menggagalkan Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 213/G/2018/PTUN-JKT tanggal 11 Maret 2019.

Baca Juga : Mau Pulang Kampung, Adebayor Kena Karantina di Negara Tetangga

PT TUN Jakarta menggagalkan objek perselisihan berbentuk Ketetapan Pimpinan KPK Nomor 1445 Tahun 2018 tanggal 23 Agustus 2018 mengenai Pengangkatan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi serta Lembaga pada KPK atas nama Sujanarko. Termasuk pada perputaran Dian Novianthi, Hotman Tambunan, Giri Suprapdiono, serta Sri Sembodo Adi.

Atas kekalahan itu, pimpinan KPK tidak terima serta ajukan kasasi. Apa kata MA?

” Tolak kasasi, ” demikian bunyi amar singkat keputusan MA yang diambil detikcom dari web MA, Kamis (27/3/2020). Masalah Nomor 64 K/TUN/2020 diketuai oleh Irfan Fachruddin dengan anggota Is Sudaryono serta Yodi Martono Wahyunadi.