AS Tuduh Hamas Pakai Anak-anak jadi Umpan Meriam Israel

AS Tuduh Hamas Pakai Anak-anak jadi Umpan Meriam Israel

             NEW YORK, Sejumlah 41 warga Palestina dilaporkan tewas sepanjang tindakan memprotes yang dilangsungkan di dekat pagar perbatasan Gaza dengan Israel mulai sejak 30 Maret kemarin.

Diluar itu, beberapa ratus warga yang lain juga alami luka-luka. Diantara beberapa korban tewas ada beberapa anak-anak.

Menyikapi kondisi itu, AS lewat duta besarnya di PBB, Nikki Haley mengecam Hamas yang disebutnya sudah berniat memakai anak-anak jadi umpan serangan meriam militer Israel.

” Siapa juga yang betul-betul perduli dengan anak-anak di Gaza mesti bersikeras kalau Hamas selekasnya berhenti memakai anak-anak jadi umpan meriam dalam perseteruan dengan Israel, ” kata Haley dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB, Kamis (26/4/2018).

Haley mengecam pemakaian warga sipil jadi perisai manusia di semua Timur Tengah.

” Susah pikirkan aksi yang lebih pengecut dari pada bersembunyi dibalik warga sipil yg tidak bersalah, ” tuturnya dalam sambutan di pertemuan Dewan Keamanan PBB yang mengulas kondisi kekerasan di Gaza.

Baca Juga : Amien Rais Katakan PAN Dukung Prabowo, PDI-P Anggap Bukanlah Sikap Resmi

Beberapa besar korban tewas dalam tindakan memprotes di dekat perbatasan Gaza karena tembakan oleh penembak tepat dan artileri Israel dan serangan udara.

Militer Israel menyebutkan pasukannya cuma melepas tembakan untuk membela diri serta hentikan peserta memprotes yang berusaha melalui perbatasan.

PBB sudah menyerukan supaya dikerjakannya penyelidikan berdiri sendiri atas kekerasan di Gaza.

Utusan PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov sudah menekan Israel untuk meminimalkan pemakaian senjata api dalam menangani peserta memprotes serta cuma memakainya jadi usaha paling akhir.

Support by : kompas.com