Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Pemerintah Akan Jatuhkan Sangsi ke Pertamina

Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Pemerintah Akan Jatuhkan Sangsi ke Pertamina

                  JAKARTA, Kementerian Lingkungan Hidup serta Kehutanan (KLHK) meyakinkan kalau PT Pertamina (Persero) RU V Balikpapan juga akan memperoleh sangsi administrasi imbas dari tumpahnya minyak di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur pada 31 Maret 2018.

Menteri LHK Siti Nurbaya menyebutkan, sangsi itu akan diberi sesudah ada temuan kelalaian Pertamina oleh KLHK sekian waktu lalu di lokasi tumpahnya minyak itu.

” Saat di berita acara diketemukan tidak miliki early warning sistem, tidak ada pemantauan, soalnya bila desakan turun serta membeleber di computer itu kan harusnya automatis tampak bergerak ya, ” kata Siti Nurbaya di Ruangan Rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Temuan itu yang lalu buat Pertamina akan diberi sangsi oleh pemerintah serta berkewajiban untuk melakukan perbaikan systemnya..

Baca Juga : Narasi Komplit Masalah Tarian Erotis di Pantai Kartini Jepara

Meski sekian, Siti Nurbaya tidak tutup peluang Pertamina pasti akan terima sangsi yang lain karena lupa dalam momen yang menelan lima orang korban itu.

” Ada sangsi administrasi, perdata, serta pidana jadi bila systemnya baik jadi tidak butuh tujuh jam, tidak butuh hingga terbakar serta bila systemnya automatis saat berlangsung perubahan bunyi atau apakah itu kan dapat selekasnya dikerjakan, ” tambah dia.

Siti Nurbaya juga menyatakan kalau Pertamina harus memulihkan keadaan lingkungan di Teluk Balikpapan. KLHK dalam hal semacam ini temukan sebagian rusaknya yang menerpa mangrove serta ekosistem laut yang lain.

Support by : kompas.com